Metropolitan

Tangerang Selatan Paling Parah Kualitas Udara Jabodetabek Sabtu Pagi Ini Tidak Sehat

Kualitas udara DKI Jakarta dan kota satelit di sekitarnya pada Sabtu (26/10/2019) pagi masuk dalam kategori tidak sehat. Penilaian ini berdasarkan informasi dari situs penyedia data polusi udara AirVisual. Pukul 09.27 WIB, kualitas udara Jakarta berstatus tidak sehat, dengan Air Quality Index (AQI) atau indeks kualitas udara sebesar 167 dengan konsentrasi parameter PM2.5 86,9 ug/m3.

Dengan status tersebut, DKI Jakarta menempati peringkat keempat sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di antara kota kota besar lainnya di dunia. Jakarta di bawah Kota Belgrade di Serbia di (peringkat ketiga), Delhi di India (peringkat kedua), dan Kota Lahore di Pakistan (peringkat pertama). Sementara itu, kota kota satelit Ibu Kota juga mengalami polusi udara dengan tingkat yang cukup buruk.

AirVisual mencatat, indeks kualitas udara Bekasi mencapai angka 157. Sedangkan, Depok mencapai angka 177. Tangerang Selatan jadi yang paling parah dengan indeks kualitas udara mencapai 185. Ketiga kota itu mendapat cap “merah”, menandakan kualitas udara yang tidak sehat.

Pengukuran AirVisual terhadap kualitas udara dilakukan menggunakan parameter PM (particulate matter) 2,5 alias pengukuran debu berukuran 2,5 mikron berstandar US AQI (air quality index). Kendati demikian, kualitas udara di Jakarta pagi ini masih lebih baik daripada Depok US AQI 177 dan Bekasi US AQI 174 yang juga masuk kategori tidak sehat untuk semua kalangan. Warga Jakarta, Bekasi, Depok, dan Tangerang Selatan direkomendasikan mengurangi kegiatan luar ruangan.

Bagi mereka yang beraktivitas di luar ruang diimbau untuk mengenakan masker guna menangkal polusi.

Bayar Fotografer Wedding Rp 5 Juta Tapi Hasil Foto Blur Dan Tak Jelas Kisah Sedih Pasangan Pengantin

Previous article

Utang Miliaran Ternyata Tak Punya Mobil Kini Menkeu Sri Mulyani Eks Direktur Bank Dunia Apa Iya

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *