Seleb

Sandra Dewi Ungkap Raphael Moeis Jadi Inspirasinya kisah Aktivitas Anak Pertama saat Bangun Tidur

Potret kehidupan Sandra Dewi setelah menikah dengan pengusaha Harvey Moeis disebut sebut sebagai rumah tangga ideal. Mereka kini tinggal di rumah mewah, lantaran profesi Harvey Moeis sebagai pengusaha sukses dan Sandra Dewi yang masih laris menjadi artis. Bagaimana gaya hidup Sandra Dewi itu pun kerap menarik perhatian warganet di media sosial.

Diketahui, Sandra Dewi melahirkan putra pertamanya yang dinamakan Raphael Moeis pada 31 Desember 2017 silam. Saat itu usia kehamilan Sandra Dewi sudah hampir 10 bulan. Hampir dua tahun berselang tepatnya pada tanggal 2 September 2019, Sandra Dewi melahirkan putra keduanya ang dinamakan Mikhael Moeis.

Melahirkan di usianya yang 34 tahun, Sandra Dewi tidak memiliki masalah saat melahirkan, bahkan persalinannya dilakukan secara normal. Kini dengan hadirnya dua orang anak membuat Sandra Dewi semakin bahagia. Ia kerap membagikan aktivitas dua anaknya itu di media sosial.

Sandra Dewi bersama sang suami juga menyiapkan fasilitas terbaik untuk Rafa dan Mikha. Raphael Moeis diungkapkan oleh Sandra Dewi begitu menyukai permainan basket. Hingga ada momen Rafa menjadi inspirasi bagi Sandra dan suami saat bangun tidur.

Ya, menurut Sandra Dewi, Raphael Moeis adalah alasannya untuk lebih semangat lagi dalam menjalani hidup. "Tadi maminya masih pegel & berat buka mata. Rafa bangun tidur, masih pake piyama, langsung loncat & shoot bola basket..

Padahal tiap hari main, loncat, lari, & selalu bersemangat.. Kadang kadang anak kecil kita pun bs menjadi inspirasi supaya kita bersemangat kembali menjalani rutinitas kita .. Banyak yg nanya ni..rafa ga pernah pake pelatih, masih umur 2 thn juga ..

Mama papanya jg ga pernah main basket dan ga ngerti basket.. Rafa belajar sendiri kita cm ngeliatin aja.. @raphaelmoeis," tulis Sandra. Unggahannya itu lantas menuai beragam komentar dari warganet.

Baru baru ini, Sandra Dewi JUGA sempat curhat soal rumahnya yang tak lagi estetis sejak ada Rafael Moeis dan Mikhael Moeis, anaknya. Sebab, Sandra dan suami kini menjadikan bagian dalam rumah mereka itu untuk area permainan dua putranya. Sandra Dewi bahkan sampai membeli arena basket mini di dalam rumah.

Bahkan dalam unggahan di akun Raphael Moeis, ada juga wahana belajar khusus dengan fasilitas lengkap standar pendidikan anak usia dini. Saking banyaknya properti yang dibelikan untuk anak anaknya, Sandra Dewi merasa rumahnya kini tak lagi estetik. Meski demikian Sandra Dewi memaklumi karena itu semua demi hobi dua anak lelakinya.

"Ketika estetika rumah berantakan untuk hobby anak," tulis Sandra Dewi yang disambut beragam komentar warganet pengguna Instagram. Tya Ariestya baru baru ini membagikan postingan di Insta Story nya soal komentarwarganet yang membandingkan anaknya dengan anak Sandra Dewi. Netter akun Instagram bernama Lany Lakoy tersebut juga menuding Tya Ariestya mengharapkan endorse.

Yang menarik, akun tersebut sudah selama setahun lebih kerap merespon postingan Tya dengan komentar pedas. Tya pun mengungkapkan unek uneknya soal komentar negatif dari akuntersebut. "Posting perkembangan anak, malah dijatuhin,

Ngereview barang olshop orang sambil di tag, malah dibilang minta endorse an, Ngajari anak hitung sambil main, malah dibilang enggak pernah ajarin anak, Ngajakin anak main basket, malah dibilang ngikuti Sandra Dewi,

(emangnya selain anak Sandra Dewi enggak boleh main basket apa)," tulis Tya Ariestya. Meski begitu, Tyamenyebut tudingan yang diutarakan kepadanya itu bisa membuatnya lebih positif. Ia juga meminta netizen memaafkanwarganet tersebut.

"Syuudah syudaah, kita maafkan sama sama ya bu @lany.lakoy nya, kita belajar memaafkan duluan," "Semoga ke depannya bisa lebih positif dan bisa tetap menjadi manfaat untuk banyak orang," "Sekarang aku mau bantuin tag teman temaku lagi aja, siapa tahu ada yang malah butuh barangnya,"

Pasca postingannya di Insta Story, Tya Ariestya kemudian hadir di acara Rumpi No Secret Trans TV. Kepada awak media setelah mengisi acara tersebut, Tya mengaku sudah tak lagi dendam kepada warganet yang mengusiknya itu. Hanya saja ia tak mau membiarkanwarganet yang seenaknya sendiri dalam berkomentar.

"Sudah nggak naik pitam, cuma nggak bisa dibiarin, karena terlalu negatif aura yang diberikan sama dia," "Kebetulan pas lagi kebaca tadi kayaknya ini lebih mewakilkan ya sebagai seorang ibu dan aku juga nggak pernah menggurui," "Karena semua ibu guru yang paling baik untuk semua anaknya,"

"Anak aku cara ngajarnya begitu belum cocok cara ngajarnya di anak yang lain, jadi makanya kayak ibu ibu yang lain,"jelasnya.

Simak Cara Daftarnya Login prakerja.go.id 8 Agustus 2020 Kartu Pra Kerja Gelombang 4 Dibuka Sabtu

Previous article

Kuota Penerima Bertambah Jadi 800.000 Orang Hari Ini Pendaftaran Kartu Pra Kerja Dibuka

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *