Pendidikan

Rekapitulais Hasil Dan Nilai UTBK SMBPTN 2019 Saintek Dan Soshum Di Pengumuman Utbk.ltmpt.ac.id

Hasil Ujian Tulis Berbasia Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau UTBK SBMPTN 2019 bagi peserta yang mengikuti ujian 13 21 April 2019 telah diumumkan. Pengumuman hasil UTBK SBMPTN 2019 dapat dilihat melalui pengumuman utbk 2.ltmpt.ac.id atau pengumuman utbk.ltmpt.ac.id , sejak Selasa 7 Mei 2019 pukul 23.00 WIB. Panitia menyarankan kepada peserta untuk membuka hasil pengumuman UTBJ 2019 menggunakan perangkat komputer atau laptp.

Tidak disarankan menggunakan telepon seluler (ponsel) agar nilai UTBK dapat terlihat dengan sempurna. Sebelumnya diinformasikan, pengumuman Hasil UTBK SBMPTN 2019 telah disampaikan LTMPT dan dapat dipantau melalui pengumuman utbk.ltmpt.ac.id. Peserta dapat melakukan cek hasil UTBK 2019 dengan cara login pengumuman utbk.ltmpt.ac.id menggunakan username dan password yang dipakai saat pendaftaran.

Pengumuman hasil UTBK SBMPTN 2019 ini mencakup peserta di 01 sampai 02 pada pelaksanaan ujian 27 April dan 28 April 2019. Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mengumumkan hasil UTBK SBMPTN 2019, Selasa (7/5/2019). Pengumuman hasil ujian disampaikan melalui link resmi LTMPT di pengumuman utbk.ltmpt.ac.id.

Untuk mempermudah, peserta dapat mengecek hasil ujiannya hanya dengan mengakses lewat HP. Seperti telah diinformasikan sebelumnya, pengumuman hasil UTBK akan disampaikan 10 hari setelah ujian. LTMPT mengumumkan hasil UTBK di sesi 01 sampai 02 pada pelaksanaan ujian di tanggal 27 April dan 28 April 2019.

Untuk melihat hasil UTBK SBMPTN 2019, peserta hanya perlu memasukkan username dan password yang dipakai saat melakukan pendaftaran. Sementara itu, bagi peserta yang tidak memenuhi persyaratan saat pelaksanaan UTBK, maka hasil UTBK tidak akan dikeluarkan. Untuk diketahui, Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) menjadi syarat pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Dikutip dari Kompas.com , pada pelaksanaan UTBK tanggal 27 April 2019 sesi pagi terdapat 72.911 peserta. Jumlah tersebut terdiri dari 43.614 peserta Saintek dan 29.297 peserta Soshum. Ujian digelar di 2.522 ruang dan 71 Pusat UTBK.

Sementara itu di sesi siang diikuti oleh 71.082 peserta yang terdiri dari 38.227 peserta Saintek dan 32.885 peserta Soshum. Ujian digelar di 2.457 ruang 70 Pusat UTBK. Sementara itu pada tanggal 28 April 2019 sesi pagi diikuti oleh 69.048 peserta.

Jumlah tersebut terdiri dari 42.060 peserta Saintek dan 26.988 peserta Soshum di sesi pagi. Ujian digelar di 2.390 ruang dan 66 Pusat UTBK. Pada sesi siang diikuti oleh 67.597 peserta.

Jumlah tersebut terdiri dari 37.477 peserta dan Saintek 30.150 peserta Soshum. Ujian digelar di 2.352 ruang dan 65 Pusat UTBK. LTMPT menggelar UTBK dalam dua gelombang yakni gelombang I dan gelombang II.

Sama seperti pendaftarannya, pelaksanaan UTBK akan digelar dalam dua gelombang. Tes UTBK gelombang I dilaksanakan pada 13 April 4 Mei 2019. Sementara tes UTBK gelombang II dilaksanakan pada 11 Mei 26 Mei 2019.

Tes Potensi Skolastik (TPS) mengukur kemampuan kognitif, yaitu kemampuan penalaran dan pemahaman umum yang penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi. Kemampuan ini meliputi kemampuan penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis. Tes Kompetensi Akademik (TKA) mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah dan diperlukan seseorang agar dapat berhasil dalam menempuh pendidikan tinggi.

TKA juga mengukur kemampuan kognitif yang terkait langsung dengan konten mata pelajaran yang dipelajari di sekolah. Penekanan tes pada Higher Order Thinking Skills (HOTS). Tidak hanya UTBK 2019, soal HOTS juga akan diberikan dalam UNBK 2019.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir dalam konferensi pers Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019 di Ruang Sidang Utama, Gedung D Kemenristekdikti, Senin(22/10/2018). Soal HOTS atau soal dengan kemampuan analisa tinggi dipastikan akan muncul di soal UTBK. Menurut Nasir, kemampuan menganalisa merupakan hal yang penting.

"Kemampuan calon mahasiswa untuk menganalisa adalah hal yang penting," tegas Nasir dikutip dari Kompas.com. Hal senada juga disampaikan oleh Ketua LTMPT Prof Ravik Karsidi. "Dengan soal HOTS dimungkinkan untuk membuat jenis soal sama, namun pertanyaan akan berbeda," ujarnya.

Ia menyebutkan, hal ini bertujuan menjaring calon mahasiswa berkualitas serta sesuai perkembangan teknologi informasi di era digital.

Manfaat Tidur Siang Bagi Kesehatan Saat Jalankan Ibadah Puasa

Previous article

BIN Galang Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Hingga Elit Politik Waspadai Radikalisme

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *