Kesehatan

Perasaan Sedih Ibu Setelah Melahirkan TRIBUNNEWSWIKI – Mengenal Depresi Postpartum

<div ><div id='Informasi'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div></div> Depresi postpartum adalah keadaan ketika seorang ibu merasakan rasa sedih, bersalah, dan bentuk umum depresi lainnya dalam jangka waktu yang lama setelah melahirkan. Hal ini sering dikarenakan karena kelahiran bayi itu sendiri.

Kelahiran bayi dapat memberikan dorongan perasaan dan emosi yang kuat, mulai dari kesenangan dan kebahagiaan hingga ketakutan. Lonjakan emosi dari kebahagiaan hingga rasa sedih dan ketakutan ini yang berperan dalam terjadinya depresi postpartum. <div ><div id='Penyebab'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div></div>

Tidak ada penyebab tunggal yang menyebabkan depresi postpartum. Namun, permasalahan psikis maupun perubahan kondisi fisik memiliki peran dalam depresi postpartum. <div ><div id='Gejala'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div></div>

Sebelum mencapai depresi postpartum, ada keadaan yang dinamakan baby blues syndrome, yaitu gangguan perubahanmoodsetelah melahirkan. Depresi post partum memiliki gejala yang mirip denganbaby blues syndrome, dengan durasi yang lebih lama dan intensitas yang lebih berat, seperti: <div ><div id='PengobatandanPencegahan'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div></div>

Pengobatan depresi postpartum sering melibatkan psikoterapi atau menggunakan obat obatan, atau bahkan keduanya. Jika memiliki riwayat gangguan kejiwaan seperti kecemasan atau depresi sebelumnya, segera beritahukan kepada dokter saat melakukan pengecekan rutin kehamilan. <div >

Penghapusan BBM Premium Saat Pandemi Dinilai akan Menambah Beban Masyarakat

Previous article

Puan Ingatkan Pemerintah Ancaman Pandemi Covid-19 Terhadap Keselematan & Ekonomi Rakyat

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *