Nasional

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan dalam Berinternet di Masa Pandemi Covid-19

Direktur LBH Pers Ade Wahyudin mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan ketelitiannya dalam mengakses Internet. Ade merujuk pada kasus penipuan yang semakin marak terjadi lewat internet di masa pandemi virus corona atau Covid 19. "Terkait kondisi yang kemungkinan terjadi ke depannya, saya pikir publik harus meningkatkan kewaspadaan dan ketelitian dalam berinternet," ujar Ade, dalam diskusi online 'Tren represi di ranah internet', Sabtu (13/6/2020).

"Ini menjadi jaring pribadi dalam berinternet. Kita tahu dalam masa pandemi selain kasus ancaman, kasus kasus penipuan cukup banyak terjadi. Beli masker ditipu dan lain lain," imbuhnya. Menurutnya, itu menunjukkan masyarakat masih belum teliti dengan hal hal semacam itu. Padahal, kewaspadaan dan ketelitian merupakan satu aspek yang krusial dalam berinternet.

Contoh lain kurang ketelitian masyarakat terjadi tatkala menyebarkan berita berita yang belum tentu benar isinya atau dipertanyakan kebenarannya. Masyarakat, kata dia, harus berhati hati lantaran dalam konteks hukum, pihak berwenang tidak melihat penyebar mengetahui tidaknya kebenaran berita yang disebar. "Yang terpenting penyebar sudah menyebarkan dan itu bisa diusut oleh kepolisian. Itu yang kemudian menjadi argumentasi penegak hukum bahwa penyebar sudah menyebarkan berita bohong," kata dia.

Meskipun Ade berpendapat bahwa menyebarkan berita bohong itu harus diniatkan atau memiliki niat jahat dari awalnya. Apabila yang bersangkutan tidak memiliki niat seharusnya tidak dapat dipidana. "Tapi dalam beberapa kasus itu tidak dilihat. Banyak kriminalisasi dimana pasal berita bohong itu terus berlanjut, karena memang dianggap penyebar sudah menyebarkan berita yang dianggap berita bohong," tandasnya.

37.420 Orang Positif Covid-19 di Indonesia Hampir Setengah Juta Spesimen Sudah Diperiksa

Previous article

Pengalaman Pemain Bhayangkara FC Urus SKIM Sebelum Masuk Jakarta

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *