Otomotif

Lihat Penampakannya Pelat Nomor Kendaraan Jenis Ini Akan Dipadu Warna Biru

Akan adapaduan warna birupada pelat nomor di Indonesia, khusus untuk jenis kendaraan ini. Namun, sebelum membahas tentang kendaraan khusus yang menggunakan paduan warna biru tersebut, baiknya ketahui terlebih dahulu jenis jenis pelat nomor kendaraan yang ada di Indonesia. Diketahui, ada lima warna dasar pelat nomor kendaraan atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor di Indonesia.

Berdasarkan peruntukannya, ternyata pelat nomor memiliki fungsi berbeda beda. Sebagaimana tertulis di Undang undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 47 ayat 3, kendaraan bermotor dikelompokkan atas kendaraan perseorangan dan kendaraan umum. Lebih detail, pada aturan Perkapolri 5/2012 disebut bahwa:

Pelat nomor perseorangan memiliki warna dasar hitam dengan tulisan putih. Namun pada beberapa kasus, kendaraan berpelat ini bisa digunakan sebagai sewa. TNKB berwarna kuning dengan tulisan hitam, digunakan khusus untuk kendaraan umum.

Pelat nomor berwarna dasar merah dengan tulisan putih, menandakan bahwa kendaraan tersebut adalah angkutan dinas pemerintah. TNKB berwarna dasar putih dengan tulisan biru diperuntukkan bagi kendaraan korps diplomatik negara asing. Biasanya, kendaraan seperti ini berada di wilayah kedutaan.

Pelat nomor berwarna dasar hijau, tulisan hitam ialah untuk kendaraan di kawasan perdagangan bebas (free trade zone) yang mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk. Namun, berdasarkan amanat Peraturan Menteri Keuangan, kendaraan jenis ini tidak boleh dioperasionalkan atau dimutasikan ke wilayah Indonesia lainnya. Sedangkan untuk paduan warna biru pada pelat nomor kendaraan, akan digunakan untuk kendaraan khusus, yakni kendaraan bermotor listrik atau KBL.

Dilansir dari Kompas.com, rencana Korps Lalu Lintas (Korlantas)Polrimemberikan warna khusus bagikendaraan listrikmelalui Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor segera terealisasi. Menurut Direktur Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korlantas Brigjen Pol Halim Pagarra, pemberian warna ini dilakukan Polri yang merupakan lembaga yang melakukan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor, termasuk kendaraan bermotor listrik. "Polri memberikan penandaan pada TNKB KBL berbasis baterai berupa warnabirupada ruang masa berlaku."

"TNKB sesuai peruntukan kendaraan listrik tersebut," ucap Halim saat dihubungi Kompas.com , Selasa (28/1/2020). Lebih lanjut Halim menjelaskan, penentuan tanda melalui warna di pelat nomor untuk kendaraan listrik sudah melalui pembahasan focus group discussion (FGD) dan kajian. Hal tersebut juga dilakukan tanpa mengubah Peraturan Kapolri (Perkap).

Regulasi tetap berdasarkan Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. "Adanya perbedaan warna akan menjadi penanda bagi instansi lain sebagai contoh untuk bebas parkir, bebas masuk kawasan ganjil genap, dan sebagainya," ucap Halim. Pelat khusus berwarna biru ini akan berguna untuk petugas kepolisian mengidentifikasi mana kendaraan listrik dan mana yang hanya hybrid atau PHEV atau mesin konvensional, ketika berjaga di area ganjil genap.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta juga mengeluarkan terobosan kebijakan dengan membebaskan pajak bea balik nama untuk kendaraan murni listrik. Lebih lanjut, kebijakan tersebut memberikan keuntungan lebih buat mobil dan sepedamotor listrikyang bisa berefek pada harga on the road karena tidak dibebankan pajak bea balik nama. Hanya saja, populasi kendaraan listrik di Indonesia belum terlalu banyak.

Beberapa produsen otomotif masih mengandalkan line up hybrid atau Plug in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) sebagai jembatan menuju era kendaraan listrik murni. Dengan berbagai macam kebijakan baru yang sedang disiapkan pemerintah terkait kendaraan listrik, diharapkan bisa menstimulus produsen otomotif buat makin menampilkan deretan produk kendaraan listrik di Indonesia.(*)

China Temukan Obat Penangkal Virus Corona Tapi Masih Dirahasiakan Ada yang Sudah Sembuh

Previous article

Alasan Jokowi Belum Lakukan Evakuasi Terhadap WNI yang Masih Berada di Wuhan karena Virus Corona

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *