Superskor

Kisah Toni Kroos dengan Pep Guardiola Jelang Man City vs Real Madrid Liga Champions

Leg kedua babak 16 besar Liga Champions rencananya akan dilanjutkan pada 8 dan 9 Agustus mendatang. Masih tersisa empat laga dan empat tiket menuju babak perempat final Liga Champions dari delapan tim, termasuk Manchester City dan Real Madrid Real Madrid harus berjuang ekstra guna meraih tiket perempat final lantaran takluk 1 2 di Santiago Bernabeu dari Manchester City.

Dalang protagonis dari Manchester City yakni Gabriel Jesus dan Kevin De Bruyne, sementara gol Los Blancos saat itu dicetak Roman Alacaron. Dan laga juga diwarnai dengan kartu merah Sergio Ramos jelang waktu normal berakhir. Terlepas dari hasil leg pertama, menarik dinantikan pertemuan Madrid dengan City, tak hanya soal klub, namun juga soal pelatih, dan pemain. Pelatih Manchester City, Pep Guardiola tak berhenti berseteru dengan Los Blancos, baik saat menjadi juru taktik Barcelona maupun Bayern Munchen.

Seperti diketahui, perseteruan Pep Guardiola dengan Real Madrid sang rival utama di La Liga saat membesut tim utama Barcelona pada 2008. Empat tahun berjalan, Pep hengkang dan hijrah ke tanah Jerman dan bergabung dengan Bayern Munchen pada musim panas 2013. Rivalitas keduanya belum berhenti, pada gelaran Liga Champions 2013/2014, Pep Guardiola dipertemukan dengan Real Madrid di babak semifinal.

Kala itu Bayern Munchen, tim asuhan Pep Guardioa hancur lebur dari Real Madrid yang saat itu dibesut Carlo Ancelotti. Di laga kandang, Mandrid menang tipis 1 0, namun ketika berlaga di Allianz Arena, Bayern Munchen menyerah dengan skor telak 0 4. Aktor yang menjadi momok bagi Pep Guardiola kala itu adalah Cristiano Ronaldo dan Sergio Ramos yang masing masing mencetak dua gol.

Dari hasil buruk ini, satu pemain Bavarians, Toni Kroos menyalahkan Pep Guardiola yang hanya memainkan 2 gelandang tengah kala itu, dilansir Marca. Kroos enggan memikirkan lebih lanjut soal tersebut, karena dirinya tengah fokus membela Jerman di Piala Dunia 2014. Kerjasama Pep Guardiola dengan Toni Kroos tak bertahan lama di Bayern Munchen.

Gardiola lebih memilih Mario Gotze yang dinilai memiliki propek jangka paanjang, sementara Kroos yang hanya menyisakkan kontrak hingga akhir musim 2014 akhirnya dilepas. Selama gelaran Piala Dunia 2014, Toni Kroos mengakui dirinya mendapatkan telepon dari Real Madrid, yang bersedia meminangnya dengan mahar 25 juta euro. Sehingga muncul kata kesepakatan antara Real Madrid dan Toni Kroos.

Enam tahun berlalu, Toni Kroos jenderal lapangan tengah yang sangat penting bagi Real Madrid. Pemain yang telah disia siakan Pep Guardiola ini adalah gelandang paling efektif di LaLiga Spanyol musim ini. Akurasi umpan dia melebihi dua peain Barcelon, Gerard Pique dan Sergio Busquets.

Kroos meenyelesaikan 2.184 dari 2.336 operan, akurasi operannya mencapai 93,49 persen, melebihi 91,75 persen Gerard Pique, dan Busquets 89,66 persen, dari statistik Marca. Pemain yang kini berusia 30 tahun itu telh membuktikan banyak keraguan soal performanya musim ini. Namun sejak Zidane kembali, duet Kross, Luka Modric, dan Casemiro di lini tengah kembali seimbang.

Dia juga telah memperbaharui kontrak hingga 2023 dengan Los Blancos. Awal Pep Guardiola menjadi pelatih Manchester City, kabarnya Pep minat untuk mendatangkan Kroos ke Etihad Stadium, namun rencana tersebut batal terlaksana. Kini, keduanya akan kembali bertemu pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Manchester City vs Real Mardrid di Etihad Stadium, Sabtu, 8 Agustus 2020.

Polres Labuhan Batu Ingatkan IMF Kasus Dugaan Penganiayaan Oleh Anggota Dewan Hingga Kuku Copot

Previous article

Pria di Serpong Malah Dipukuli Sampai Babak Belur Tak Jadi Beli Kucing

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *