Bisnis

Kementan Pangkas Anggaran Belanja Alsintan Pra Panen Rp 915 Miliar

Kementerian Pertanian (Kementan) memangkas belanja operasional alat mesin pertanian (alsintan) pra panen di tahun anggaran 2020. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy dalam RDP dengan Komisi IV DPR secara virtual, Rabu (29/4/2020). "Penghematan alsintan cukup dalam dari Rp1,2 triliun menjadi Rp254 miliar. Tadi Pak Sekjen sudah mengatakan mudah mudahan alsintan tahun lalu bisa digunakan tahun ini tentunya dengan proporsional," ujar Sarwo.

Ia menjelaskan secara volume belanja alsintan pra panen ini turun dari 23.400 unit menjadi 13.300 unit. Adapun belanja alsintan tahun ini secara rinci meliputi 1.820 traktor roda dua, 190 traktor roda empat, 4.400 unit pompa air, 1.000 unit cultivator , sedangkan pengadaan rice transplanter dan seeding tray ditiadakan. Dirjen PSP juga menambah belanja operasional baru yang sebelumnya tidak masuk anggaran yakni hand sprayer sebanyak 5.890 unit.

Hand sprayer ini yang paling banyak diminta oleh petani di masa pandemi Covid 19. Mereka membutuhkan untuk penyemprotan disinfektan," paparnya. Dibelanja non operasional, PSP Kementan menghapus beberapa anggaran belanja di antaranya bangunan konservasi dan antisipasi anomali iklim, cetak sawah dan SID serta operasional UPJA. "Optimalisasi pemanfaatan pupuk organik sebelumnya direncanakan dialokasikan sebesar Rp204 miliar pada rancangan ini dianulir atau dibatalkan," ucap Sarwo Edhy.

Anak Pertama Chen EXO Lahir SM Entertainment Mengonfirmasi BREAKING NEWS

Previous article

Ini CIrinya Korbannya Mama Muda di Mojokerto Dikira Jambret Ternyata Pria Pamer Alat Vital

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *