Corona

Izin Aktivitas Warga umur di Bawah 45 Tahun Perlu Diawasi Ketat

Wakil Ketua Komisi IX DPR Melki Laka Lena menilai pemberian izin aktivitas warga usia di bawah 45 tahun di tengah pandemi Corona butuh pengawasan ketat. Izin aktivitas hanya boleh diberikan jika warga mematuhi protokol kesehatan. "Catatan penting yang harus dilakukan secara ketat dan disiplin adalah memastikan kepatuhan kelompok pekerja kategori sesuai protokol kesehatan yang berlaku," kata Melki melalui keterangannya, Selasa (12/5/2020).

Politikus Partai Golkar itu meminta pelibatan aparat keamanan untuk mengawasi aktivitas warga tersebut. Sehingga pengendalian covid 19 tetap terkendali meski ada pelonggaraan saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). "Perpaduan kepatuhan dan kesadaran masyarakat khususnya kelompok pekerja di bawah 45 tahun dan kapasitas aparat utk mendisiplinkan niscaya memastikan kebijakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 berdampak positif ke aspek ekonomi, kesehatan dan sosial," ujarnya.

Melki memahami alasan pemerintah memperbolehkan kelompok produktif beraktivitas saat wabah Corona. Ia menilai langkah tepat diambil pemerintah demi menghindari lonjakan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang akan merugikan banyak masyarakat. "Pemberian izin untuk mereka kembali bekerja sehingga mencegah PHK, pengangguran dan menggeliatkan kembali sektor ekonomi yang dikecualikan dalam PSBB dapat dipahami," pungkasnya.

Sebelumnya, pemerintah akan memberikan kelonggaran aktifitas selama darurat Corona kepada warga yang berusia di bawah 45 tahun. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Doni Monardo bahwa pertimbangan tersebut karena warga yang berumur di bawah 45 tahun memiliki fisik yang sehat. "Kelompok muda usia di bawah 45 tahun, mereka adalah secara fisik sehat, mereka punya mobilitas yang tinggi, dan rata rata kalau toh mereka terpapar, mereka belum tentu sakit. Mereka tidak ada gejala. Kelompok ini tentunya kita berikan ruang untuk bisa beraktivitas lebih banyak lagi," kata Doni usai rapat terbatas perkembangan penanganan Covid 19, Senin, (11/5/2020).

Sehingga menurut Doni potensi kelompok muda terkena PHK karena tidak bisa beraktifitas dapat dikurangi. Seluruh dunia menurut Doni sedang berupaya keras menjaga keseimbangan menghindari paparan virus dan juga Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh perusahaan yang terkena dampak Covid 19. "Oleh karenanya kami mohon bantuan dan juga kerja sama dari tema teman media sekalian untuk bisa melakukan upaya upaya sosialisasi agar seluruh bangsa kita bisa segera mengakhiri wabah ini," katanya.

Tanggapan Sinis Conor McGregor terhadap Kemenangan Justin Gaethje

Previous article

Solskjaer Teringat Kenangan Manis Manchester United capai Treble Winner Gegara Netflix

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *