Seleb

Ini Kabar Terbarunya Rela Tak Menikah Fokus Rawat Ibu yang Sakit Ingat Teguh Vagetoz

Masih ingat Teguh Permana vokalis band Vagetoz? Sudah lama tak terdengar kabar Teguh Vagetoz. Band Vagetoz sempat ngehits pada awal tahun 2000 an.

Lagu lagu dari band ini pun banyak yang meledak di pasaran. Seperti Betapa Aku Mencintaimu, Kehadiranmu, Penyesalan, dan masih banyak lainnya. Band Vagetoz sudah terbentuk sejak tahun 1999.

Sempat wira wiri tampil manggung di layar kaca, band Vagetoz kini lama tak terekspos. Begitu juga dengan vokalisnya, Teguh Vagetoz. Lama tak muncul di TV, Teguh Vagetoz kini membawa kabar mengejutkan.

Saat ini Teguh Vagetoz rupanya sedang fokus merawat sang ibunda tercinta. Sang ibu terserang stroke akibat penyumbatan pembuluh otak. Sudah lebih dari dua tahun ibunya melawan penyakitnya itu.

Saat ini sang ibu hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur rumahnya saja. Teguh Vagetoz selalu setia mendampingi dan merawat sang ibunda tercinta. Ia mengurangi pekerjaannya di dunia hiburan.

Teguh mendedikasikan waktu dan tenaganya untuk merawat sang ibu. Hal itu diketahui dari konten YouTube vokalis band Repvblik, Ruri Repvblik yang tayang pada 1 Agustus 2020. Ruri belum lama ini menjenguk Teguh dan ibunya yang tinggal di Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam tayangan tersebut, teguh mengungkapkan kondisi ibunya. "Sudah dua tahun lebih (sakitnya). Itu sih ketahuannya memang sebelum sakit begini emang aku udah khawatir karena mama udah sepuh. Sekarang ya masih belum bisa ngapa ngapain.

Saking berbaktinya, Teguh Vagetoz bahkan rela tidak menikah demi mengurus sang ibu. Saat ini Teguh hampir menginjak usia 38 tahun. Ia rela mengesampingkan kehidupan pribadinya.

"Kalau udah sakitnya gini mah, kitanya harus bener bener telaten, bener bener rela." ujar Teguh yang rela tak menikah demi rawat ibu. Teguh pun tidak mengelak dirinya kerap ditanya seputar pernikahan oleh orang di sekelilingnya. "Kadang ketika orang nanya kenapa belum menikah, aku bawa bercanda saja.

Padahal sebenernya yang tahu aku aja, mereka enggak tahu kondisi aku bagaimana," ungkap Teguh Vagetoz. "Tapi aku enggak menyalahkan, 'oh karena mamanya sakit.' Enggak gitu juga," ujarnya. Diungkapkan Teguh, ia juga tidak ingin ibunya merasa kesepian.

Ia bercerita, sebelum ibunya sakit, rumahnya terasa ramai. Saat itu kakaknya belum menikah. "Mama tuh pernah ngerasa dulu kan di rumah ramai, tapi setelah kakak nikah, mama udah tiba tiba ngerasa sepi.

Mama sempat ngomong ke saya sambil bengong, Dia bilang 'Mungkin kalau Teguh udah nikah,Mama nanti bakal sendiri ya ditinggal juga.' Itu yang bikin saya sedih," kata Teguh Vagetoz, saat mengenang ucapan ibunya.

Meski belum memiliki rencana menikah dalam waktu dekat, Teguh tetap membutuhkan pendamping hidup nantinya. Ia memiliki kriteria idaman yang bisa jadi pendampingnya kelak. Teguh Vagetoz ingin memiliki pasangan yang tidak hanya mencintai dirinya, melainkan juga ibunya.

"Kalau pun dapat pasangan, saya mau cari yang bukan cuma sayang sama saya tapi sayang sama mama saya juga. Di zaman sekarang tuh gampang gampang susah, apalagi yang gaul gaul gitu enggak masuk untuk saya," ungkap Teguh Vagetoz. Teguh yang merawat sang ibu yang sedang sakit membuat banyak orang terharu.

Ia bahkan rela belum menikah demi merawat ibunya. Rasa sayang Teguh pada sang ibu begitu besar. Ungkapan sayang selalu ia ucapkan untuk sang ibunda tercinta di laman media sosialnya.

Ia juga selalu mendoakan kesembuhan ibu. Teguh merawat dengan telaten sang ibu yang tergolek lemas di tempat tidur. Dalam tayangan YouTube Ruri, Teguh Vagetoz tak lupa untuk menyampaikan pesan ke banyak orang agar selalu menyayangi seorang ibu.

"Mau kalian beribadah sehebat apapun, kalau kalian durhaka terhadap orang tua, surga bukan milik kalian," ujar Teguh Vagetoz.

Soal & Jawaban TVRI 10 Agustus 2020 SD Kelas 1-3 Soal & Jawaban TVRI 10 Agustus 2020 SD Kelas 4-6

Previous article

Live di KompasTV Besok Konser Kenang 100 Hari Didi Kempot Sobat Ambyar Jangan Kelewat

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *