Nasional

Ada Tahapan Lain buat Menetukan Peserta SKD Lolos menuju Tahap SKB Selain Passing Grade

Ada beberapa tahapan yang dilakukan untuk menentukan peseta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lolos ke tahap selanjutnya. Tahapan selanjutnya yang akan dilalui peserta CPNS setelah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) adalah Seleksi kompetensi Bidang (SKB). Seperti yang telah diketahui, proses rekruitmen CPNS memasuki masa tes SKD.

Beberapa instansi atau pemerintah ada yang masih atau belum melakukan tes SKD CPNS. Untuk menetapkan peserta lolos menuju SKB CPNS 2019, ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Penyampaian dilakukan dari kepala BKN selaku Ketua Tim Pelaksana Panselnas kepada PPK di masing masing instansi.

Tahapan selanjutnya, instansi dari BKN memastikan hasil SKD akan disampaikan sama dengan hasil SKD di layar monitor saat pelaksanaan tes selesai. Pengumuman kelulusan tes SKD dilakukan instansi melalui keputusan Ketua Panitis Seleksi Instansi. Sesuai PermenPANRB Nomor 24 Tahun 2019 Tentang nilai ambang batas seleksi dasar kompetensi dasar pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019 dan SE Menpan Nomor. B /111/M.SM.01.00/2020, terdapat beberapa skema penentuan peserta SKD ke tahap SKB.

Tidak hanya lewat nilai ambang batas (passing grade) ada skema lain yang digunakan untuk menentukan peserta lolos ke tahap SKB. Peserta SKB dipilih berdasarkan passing grade dengan jumlah kuota tiga kali lebih banyak dari jumlah formasi yang dilamar. Seperti dilansir dari Instagram @bkngoidofficial, Minggu (16/2/2020), disampaikan juga simulasi langkah penentuan peserta SKB.

Sebagai contoh terdapat tujuh peserta ujian. 1. A dengan skor TKP 150, TIU 110, TWK 135 dan nilai kumulatif 395. 2. B dengan skor TKP 148, TIU 125, TWK 115 dan nilai kumulatif 388. 3. C dengan skor TKP 145, TIU 105, TWK 117 dan nilai kumulatif 367. 4. D dengan skor TKP 147, TIU 115, TWK 105 dan nilai kumulatif 367. 5. E dengan skor TKP 146, TIU 112, TWK 109 dan nilai kumulatif 367. 6. F dengan skor TKP 146, TIU 110, TWK 100 dan nilai kumulatif 356. 7. G dengan skor TKP 146, TIU 115, TWK 95 dan nilai kumulatif 356. Sebagai catatan, jika dibutuhkan satu formasi, maka kuotanya peserta yang masuk tahap SKB sebanyak tiga orang yaitu peserta A, B, dan D.

Jika dibutuhkan dua formasi, banyaknya peserta SKB berjumlah enam orang, yaitu A, B, D, E, C, dan G. Contoh terdapat empat peserta sebagai berikut. 1. A dengan skor TKP 150, TIU 110, TWK 135 dan nilai kumulatif 395. 2. B dengan skor TKP 148, TIU 125, TWK 115 dan nilai kumulatif 388. 3. C dengan skor TKP 147, TIU 105, TWK 117 dan nilai kumulatif 367. 4. D dengan skor TKP 147, TIU 105, TWK 117 dan nilai kumulatif 367.

Jika dibutuhkan satu formasi, peserta C dan D mempunyai komponen sub tes yang sama, maka keempat peserta ini masuk ke tahap SKB. Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan nilai ambang batas atau passing grade kelulusan SKD lewat Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 24 Tahun 2019. Tes Karakteristik Pribadi (TKP) sebesar 126

Tes Intelegensia Umum (TIU) sebesar 80 Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebesar 65 Nilai akumulatif yang harus dilampaui adalah 271

Nilai TIU minimal sebesar 85 Nilai akumulatif 260 Nilai TIU paling rendah sebesar 70

Nilai akumulatif minimal 260 TIU sebesar 60 Nilai akumulatif yang harus dilampaui adalah 271

Nilai minimal TIU 80 Nilai akumulatif paling sebesar 260 Nilai TIU paling rendah sebesar 70

Maut Setelah 48 Jam Muncul Virus Baru di Nigeria Lebih Mematikan Wuhan Masih Diteror Virus Corona

Previous article

Minimal Lulusan SMA BPS Buka Lowongan 390 Ribu Lowongan Petugas Sensus

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *