Corona

3.950 Positif Corona & 379 Meninggal Dunia 341 Sembuh Update Kasus Covid-19 di DKI Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lewat Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengumumkan perkembangan pasien positif corona di ibu kota. Data teranyar hingga Selasa (28/4/2020) ada 3.950 kasus terkonfirmasi positif Covid 19. Kemudian, sebanyak 341 orang dinyatakan sembuh (9 persen), dan 379 meninggal dunia.

"2.024 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 1.206 orang melakukan self isolation di rumah. Dan sebanyak 1.636 orang menunggu hasil laboratorium," ungkap Dwi di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa. Untuk orang tanpa gejala (OTG) kini total berjumlah 236, 7.233 ODP, dan PDP sebanyak 5.499 orang. Dwi juga menjelaskan hingga hari ini Pemprov DKI telah melakukan rapid test terhadap 74.785 warga di 6 wilayah kota/kabupaten administrasi DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP).

Hasilnya didapat ada 3,9 persen dinyatakan positif corona alias 2.954 orang. Sisanya 71.831 orang negatif virus corona. Kasus positif virus corona atau Covid 19 bertambah 415 orang, Selasa (28/4/2020). Dengan adanya penambahan tersebut, kini total kasus positif virus corona atau Covid 19 di Indonesia sebanyak 9.511 orang.

"Kasus positif 9.511 orang," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid 19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui YouTube di Channel BNPB, Selasa (28/4/2020). Kemudian total ada 773 pasien meninggal dunia akibat virus corona setelah adanya tambahan 8 kasus kematian dalam 24 jam terakhir. Sedangkan, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh 1.254 orang.

"Sementara yang sudah sembuh sebanyak 1.254 orang," katanya. Pemerintah mewajibkan seluruh masyarakat untuk menggunakan masker kain saat berada di luar rumah. Anjuran ini merujuk pada rekomendasi WHO terkait pencegahan penularan virus corona.

"Mulai hari ini, sesuai dengan rekomendasi WHO, kita jalankan masker untuk semua." "Semua harus menggunakan masker," kata Achmad Yurianto dalam konferensi pers yang diunggah kanal Youtube BNPB,Minggu (5/3/2020). Yuri menegaskan, masker yang dianjurkan untuk dipakai oleh masyarakat umum adalah jenis masker kain.

Sementara masker bedah dan masker N95 hanya digunakan oleh petugas medis. "Masker bedah, masker N95, hanya untuk petugas medis. "Gunakan masker kain, ini menjadi penting karena kita tidak pernah tahu di luar, orang tanpa gejala banyak sekali didapatkan di luar, kita tidak tahu, mereka adalah sumber penyebaran penyakit," tuturnya.

Oleh karena itu, Yuri pun mengimbau masyarakat untuk dapat melindungi diri sendiri dengan menggunakan masker kain saat keluar rumah. Yurimenyampaikan, masker kain hanya boleh digunakan maksimal selama empat jam. Masker tersebut kemudian harus dicuci dengan merendamnya terlebih dahulu di dalam air sabun.

"Masker kain bisa dicuci. Kami menyarankan, penggunaan masker kain tidak lebih dari empat jam kemudian dicuci dengan cara direndam di air sabun kemudian dicuci," terangnya. "Ini upaya untuk mencegah terjadinya penularan, karena kita tidak pernah tahu di luar banyak sekali kasus yang memiliki potensi menularkan ke kita. "Di samping mencuci tangan menggunakan sabun selama minimal 20 detik, ini (penggunaan masker) menjadi kunci bagi kita untuk kemudian mengendalikan penyakit ini," tambah Yuri.

Lebih lanjut, Yuri mengungkapkan keprihatinan pemerintah atas adanya sejumlah tenaga medis yang tertular Covid 19. Bahkan, sejumlah tenaga medis pun gugur dalam menjalankan tugasnya. "Oleh karena itu, komitmen pemerintah sangat kuat untuk melindungi mereka dengan secara terus menerus mendistribusikanAPD (Alat Pelindung Diri)agar mereka bisa bekerja dengan profesional, nyaman, dan tidak ada kekhawatiran terpapar infeksi,"kata Yuri.

Kementan Beri Bantuan UPPO buat Petani Gunung Kidul

Previous article

Langkah Penyiapan Beras 25 Ton di Setiap Polda Dapat Tekan Aksi Kriminal Komisi III

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *